About

QinquaSalam hangat Indonesia, blog kecil yang sederhana ini saya persembahkan untuk rakyat indonesia. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pengunjung yang telah berkunjung ke blog saya ini. Mudah-mudahan berguna untuk kita semua.

Saya di lahirkan…

Tanggal 7 Agustus 1987, di salah satu sudut kota padang ( Sumatra Barat ) yang menurut banyak orang tempat itu penuh dengan hal ghaib dilahirkan seorang anak yang berkulit putih ( tapi sekarang ngak putih lagi alias …. ), Besar dan Agressiv ( ??? ) dari pasangan Abu Azir (Ayahanda) dan Yarmani (Ibunda Tercinta).

Setelah kedua orang tua saya yakin saya ini seorang anak laki-laki tulen maka tanpa rasa curiga yang berlebihan saya dititipkan sebuah nama yang mempunyai makna yang sangat berat, nama itu adalah Haqqul Yakin. Saya di masa kecil … Saya dilahirkan di keluarga yang sederhana. Kedua orang tua saya bekerja sebagai wiraswasta. Dari sinilah saya mulai menatap sebuah kehidupan. Kehidupan masa kecil yang saya lalui penuh dengan canda, tawa, perjuangan, tangis dan cinta.

Kedua orang tua saya adalah orang yang berarti bagi saya. Ketika dia bisa menjadi orang tua yang penuh dengan cinta, guru maupun sahabat yang baik. Tyson kecil adalah nama panggilan saya waktu kecil. Dari kecil saya telah diajarkan untuk taat pada agama maupun sesuatu hal yang sederhana dan memanfaatkan apa yang ada disekitar kita. Ketika saya ditinggal seorang diri disebuah desa kecil untuk bercocok tanam dan ketika saya membuat sebuah permainan dari bambu dan daun pisang yang tidak lagi berguna. Di keluarga, saya termasuk anak yang keras kepala dan susah diatur. Suka berkelahi, merokok, gang, pergi tanpa pamit, suka pergi jauh tanpa izin orang tua. Saya dan Olahraga…

Sepak bola adalah olahraga yang sangat sukai walaupun itu ditentang oleh orang tua saya. Saya pernah bertekad untuk menjadi pemain bola profesional. Saya selalu mengikuti turnamen sepak bola baik itu antar mesjid, antar kecamatan dan sekolah (Jangan diketawain yah …. walupun event kecil-kecilan). Ada sebuah event yang sangat berkesan dalam kehidupan saya yaitu pertandingan sepak bola mesjid Mutmainnah pada saat bulan ramadhan ( Tempat saya mengaji ). Ketika team kami akan mendaftar ternyata kami melihat insert untuk mengikuti event tersebut +- 250 rupiah. Dan team kami tidak punya dana sepersenpun. Team kami mulai berfikir bagaimana untuk mendapatkan dana tersebut. Akhirnya kami berfikir untuk mencari barang bekas di tong sampah untuk dijual. Tapi itu belum mencukupi kami lanjutkan dengan membersihkan pusyara di pemakaman umum. Alhamdulillah dana itu mencukupi walaupun kami mendaftar pada saat injury time. Tapi tanpa disangka berkat perjuangan yang gigih dan penuh semangat kami mampu menjadi team terbaik dan menjuarai event tersebut. Pengalaman itulah sebagai inspirasi saya dalam menjalani kehidupan sampai saat sekarang ini.

Saya dan Pendidikan…

Dahulu saya berfikir bahwa pendidikan itu tidak penting dan hanya formalitas. Saya menyelesaikan sekolah dasar tahun 1999 di salah satu sekolah dasar di Padang dengan nilai pas-pasan.

Setelah tamat sekolah dasar, saya harus melanjutkan pendidikan saya di sebuah sekolah agama ternama dikota padang yaitu MTsN Model Padang. Ini adalah masa sulit bagi saya, baik itu masalah kepribadian saya yang pemalu, merasa rendah diri, terbelakang dan merasa tidak dihargai.

Sebelum saya melanjutkan pendidikan saya di sekolah ini, saudara saya telah sekolah di sekolah ini dengan predikat yang sangat baik dan hampir dikenal oleh semua guru di sekolah itu . Ini merupakan beban berat bagi saya untuk tetap menjaga nama baik keluarga saya.

Setelah saya menjalanii sekolah selama 1.5 tahun disekolah ini saya tetap tidak mendapatkan nilai yang baik. Pada akhir tahun 2 nilai saya mulai membaik dan pada tahun 3 saya masuk salah satu lokal unggul. Ujian semakin berat baik dari segi mata pelajaran, maupun dari teman-teman yang merupakan orang-orang terpilih di sekolah itu. Dengan badan yang kecil, kemampuan yang pas-pasan (karena waktu itu sangat pemalas🙂 ) saya mulai berfikir bagaimana nilai saya tidak anjlok. Alhamdulillah saya pun tidak mendapatkan nilai yang tidak terlalu jelek dan tidak paling belakang. Dan saya dikenal hampir oleh semua guru (seperti saudara saya yang lain) tapi bukan karena kehebatan saya tapi karena hal yang lain. Dan masa sekolah inilah masa terindah dalam hidup saya.

Setelah itu saya melanjutkan pendidikan saya di sekolah kejuruan karena saya berencana tidak akan melanjutkan pendidikan saya lagi di perguruan tinggi. Karena menurut saya pada waktu itu ini adalah masa pendidikan saya terakhir maka saya pun mulai rajin belajar. Dan diakhir masa sekolah ini saya mendapatkan beberapa PMDK di beberapa perguruan tinggi. Hal ini yang membuat saya sadar, ternyata setiap orang punya kemampuan dan itu tergantung pada dirinya sendiri. Tetapi karena beberapa kendala saya tidak mengambil PMDK tersebut dan tapi berkeinginan untuk tetap melanjutkan pendidikan saya karena pada saat itu baru sadar (walaupun telat) bahwa ternya pendidikan itu penting, karena pendidikan itu tidak hanya belajar tetapi juga mendidik segala macam hal baik itu cara berfikir maupun tingkah laku.

Saya berangjak dewasa…

Dewasa adalah kata impian waktu kecil. Kita tidak tahu secara pasti kapa kita dewasa dan apa sebenarnya makna dewasa itu sendiri. Tapi yang jelas bagaimana kita terus berusaha mengembangkan pola pikir, tingkah laku dan ilmu pengetahuan. Masa ini adalah masa yang saya lalui sekarang. Saya sekarang sedang menyelesaikan program study D3 saya di salah satu perguruan tinggi di kota Padang yaitu Universitas Negri Padang jurusan Teknik Elektronika. Ini adalah jurusan yang sangat saya cintai karena saya sangat tertarik dengan dunia elektronika dan komputer. Tapi ada satu hal yang lebih penting dalam hidup saya yaitu HIMANIKA. Disinilah saya banyak belajar dalam pengembangan diri saya. Thanks Himanika … Solid To Get Future …

Komentar
  1. qinqua mengatakan:

    Mudah2an semangat itu selalu membara … Thanks pak …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s